Arsip Bulanan: Oktober 2016

Smart Grid Implementations in Industry

WINTEQ
(forum expert PT AOP winteq dalam rangka memperingati hari energi sedunia)

Dalam rangka hari energi sedunia yang diperingati setiap tanggal 22 oktober, PT AOP winteq menyelenggarakan forum sharing untuk expert/specialist dengan tema penerapan teknologi smart grid di dunia industri. Pembicara dalam forum tersebut Bapak Ir Djoko Subagio MT MSc dari Laboratorium Otomasi Industri Politeknik Manufaktur Astra.

Dalam forum tersebut yang dibuka oleh Bapak Reiza Treistanto Chief Operation and officer (COO) PT AOP Winteq dan direktur PT Velasto Indonesia Cikarang Plant, dijelaskan bahwa forum yang sudah berjalan 3 tahun selalu mengangkat tema terkini sebagai bagian dari pengayaan pengetahuan engineer-engineer di PT Winteq AOP. Sebagai wadah shaaring knowledge forum ini dianggap efektif untuk membangkitkan semangat belajar dari engineer dan membantu para engineer menemukan solusi untuk masalah-masalah teknis yang dihadapi dalam pekerjaannya.

Untuk mengimplementasikan teknologi smart grid di industri diperlukan pengetahuan mengenai smart grid yang didefiniskan sebagai jaringan listrik masa depan. Smart manufacturing adalah langkah awal untuk menerapkan smart grid di Industri yaitu membuat system di semua lini terintegrasi dalam satu system. Dengan kemajuan teknologi ICT berdampak pada penerapan IOT. Seperti kita ketahui sekarang ini PLC, actuator dan sensor-sensor sudah diisyarakan mempunya IP tersendiri sehingga bisa dikendalikan dari jarak jauh. PLC networking, smart sensor dan smart equipment menjadi ujung tombak terintegrasinya mesin-mesin dan sarana dan prasarana di Industri.

Lebih lanjut narasumber menjelaskan langkang-langkah awal untuk menerapkan smart manufacturing yaitu :
1. Smart metering
2. Automated equipment : HVAC and lighting
3. Automated machine
4. Energy Management System
5. Renewable energy generation : PV and wind turbine

Langkah-langkah tersebut diatas dapat mengurangi pemakaian energi listrik di Industri dan sekaligus sentralisasi jaringan sehingga apabila regulasi pemerintah Indonesia tentang smart grid sudah ada industry sudah mempersiapkan diri lebih awal.

Terlepas dari konsep smart grid yang tujuannya mengurangi pemakaian enargi listrik, meningkatkan pembangkitan enargi terbarukan dan mengurangi emisi CO2, smart metering bisa digunakan untuk sarana memonitor pemakaian energi di industry sekaligus dapat digunakan untuk mengefisienkan pemakaian energi. Narasumber yang pernah magang di Converteam (yang sekarang diakuisisi GE Energy) Paris Peancis ini menegaskan HVAC industry-industri di Indonesia masih mendominasi pemakaian enargi listrik di perusahaan, maka dianjurkan membuat system yang terintegrasi dan otomatis sehingga enargi listrik tidak digunakan secara berlebihan.

Di dalam forum yang dimoderatori Bapak Ayyasy Azzurqi ( Ketua komite specialist track PT AOP Winteq) terasa hangat dengan sesi tanya jawab dari peserta yang menanyakan hal-hal teoritis mengenai smart metering dan penerapannya di bagian masing-masing. Pada akhir sesi narasumber menjelaskan bahwa penerapan EMS (energy management system) dan pembangunan sumber energi listrik baru seperti solarcell (PV) menjadi kunci dari keberhasilan penerapan smart manufacting di Industri. Akan tetapi semua tidak berjalan efektif kalau tidak didukung oleh jaringan internet yang mewadahi.

(Tim Laboratorium Automation Polman Astra)

“Call for Paper ISARC 2017

On behalf of the Organizing Committee, it is my great pleasure to invite you to participate in the 34th International Symposium on Automation and Robotics in Construction (ISARC 2017), which will be held in National Taiwan University of Science and Technology, Taipei, Taiwan, from June 28th to July 1st, 2017.

ISARC has been organised by members of the International Association for Automation and Robotics in Construction (IAARC) to address the needs and concerns of a global community in all fields of construction, including civil and building engineering, machine automation, robotics applications to construction, infrastructure networks, construction and environmental sustainability, Information Technology innovations, planning, logistics, etc. IAARC welcomes participation from other industrial sectors and governments.

We sincerely invite you to attend the ISARC 2017 and take advantage of this special occasion to renew personal contacts, exchange ideas and share your latest research in the area of automation and robotics in construction. I believe with your support and participation, we will make this Symposium successful and remarkable! More importantly, you cannot miss the chance to explore and discover the beauty of Formosa, and to experience the great hospitality of this island.
With open arms and warm regards, we look forward to welcoming you to Taipei in June, 2017.

Sincerely Yours,
Min-Yuan Cheng
Chair, ISARC 2017”

More information http://www.isarc2017.org/index.html

Penerimaan Proposal Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) Tahun 2016

Kepada Yth.
Rektor/Ketua/Direktur Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta,
Koordinator Kopertis Wilayah I s.d XIV
di seluruh Indonesia

Bersama ini dengan hormat kami sampaikan bahwa, Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan akan menyelenggarakan Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) Tahun 2016, berkenaan dengan hal tersebut Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan memberi kesempatan kepada mahasiswa dari perguruan tinggi negeri maupun swasta seluruh Indonesia untuk mengikuti kontes tersebut.

Mahasiswa yang berminat mengikuti KKCTBN dapat mengunduh Panduan KKCTBN Tahun 2016 pada laman belmawa.ristekdikti.go.id dan roboboat2016.ppns.ac.id. Panduan tersebut memuat pedoman pengajuan proposal dan tata cara pengiriman proposal Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional Tahun 2016.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, kami sangat berterima kasih apabila Saudara berkenan menginformasikan program dimaksud kepada mahasiswa di perguruan tinggi Saudara. Batas waktu penerimaan proposal (hard copy dan soft copy) di Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan selambat-lambatnya tanggal 10 Oktober 2016 pukul 16.00 WIB. Proposal disampaikan kepada:

Direktur Kemahasiswaan
Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan
Gedung D Lt. 4 Komplek Kemdikbud
Jl. Jend. Sudirman, Pintu I Senayan, Jakarta 10270

Apabila proposal yang disampaikan ke Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan melebihi batas waktu penerimaan yang telah ditentukan, maka proposal tersebut tidak akan diseleksi.

Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Direktur Kemahasiswaan,

ttd

Didin Wahidin

Lampiran: Proposal dan Panduan